HOME
Home » Beton » Analisa Beton K 175 pada Bangunan Rumah Tinggal

Analisa Beton K 175 pada Bangunan Rumah Tinggal

Posted at April 24th, 2019 | Categorised in Beton

Artikel kali ini akan membahas analisa beton k 175 untuk bangunan rumah tinggal.

Mungkin anda bertanya apa yang dimaksud dengan beton k 175 ini?

Di sini saya tidak akan menjelaskan teknisnya, saya jelaskan dengan bahasa sederhana saja, karena ini adalah blog yang untuk dibaca semua kalangan termasuk orang awam.

K 175 adalah mutu beton yang standard digunakan untuk struktur bangunan 1 lantai, termasuk rumah tinggal.

Jadi apabila anda membangun rumah 1 lantai, maka struktur betonnya adalah menggunakan mutu k 175 ini.

 

Membuat Beton K 175

Lalu bagaimana aplikasinya di lapangan untuk beton k 175 ini?

Cara membuat beton k 175 ini adalah dengan adukan semen : pasir : kerikil menggunakan perbandingan 1 : 2 : 3.

Ini adalah contoh, coba anda perhatikan gambar berikut ini.

Gambar di atas adalah gambar yang tertera di bungkus semen gresik.

Di situ dijelaskan contoh aplikasi membuat adukan beton yaitu dengan menggunakan perbandingan semen : pasir : kerikil = 1 : 2 : 3.

 

Analisa Beton K 175 dalam SNI

Berikut ini saya sajikan analisa harga satuan untuk pekerjaan beton mutu k 175.

analisa beton k 175

Tabel di atas adalah tabel analisa beton dengan mutu k175 dengan satuan per kubik.

Artinya analisa harga di atas adalah satuan untuk beton k175 satu meter kubik.

Untuk keterangan gambar, pertama yang harus diperhatikan adalah tenaga.

Dari tabel di atas dapat dihitung tenaga yang dibutuhkan adalah 148.500 + 30.250 + 3.500 + 11.620 = 193.870 rupiah.

Kemudian bahan-bahan yang dibutuhkan adalah semen, pasir beton, kerikil, dan air, dengan kisaran harga 391.200 + 166.250 + 205.800 + 3.225 = 766.475 rupiah.

Jadi jumlah harga untuk bahan dan tenaga adalah kisaran 960.345 rupiah.

Kemudian di bawahnya ada biaya overhead dan profit, biaya ini adalah nominal yang digunakan sebagai margin keuntungan untuk kontraktor.

Asumsi contoh di atas adalah sebesar 10%. Atau sekita 96 ribu rupiah.

 

Dari rincian perhitungan di atas, maka dapat kita temukan harga satuan untuk perkerjaan betonnya yaitu, material + tenaga + profit = 1.056.380 rupiah.

 

Pekerjaan yang Terkait dengan Beton

Catatan bahwa pekerjaan beton ini tentunya tidak berdiri sendiri.

Ada 2 pekerjaan yang memiliki kaitan erat dengan beton, yaitu bekesting dan pembesian.

Bekesting adalah bahan cetakan untuk mengecor beton, biasanya disusun dengan kayu usuk atau papan.

Sedangkan pembesian adalah pekerjaan pembuatan tulangan besi beton.

Karena beton bertulang itu di dalamnya terdapat tulangan besi yang berfungsi sebagai kekuatan beton.

Untuk pembahasan mengenai pekerjaan bekesting dan penulangan akan saya bahas di artikel yang lain.

beton bekesting dan besi tulangan

Contoh gambar bekesting, beton, dan besi tulangannya.

 

Aplikasi Beton K 175 pada Bangunan Rumah Tinggal

Seperti yang dijelaskan di atas bahwa beton merupakan struktur bangunan.

Untuk bangunan rumah tinggal 1 lantai aplikasi beton k 175 ini ada pada bagian struktur seperti sloof, kolom, ringbalok, kuda-kuda, dak, dan lainnya.

Untuk kasus rumah tinggal satu lantai, penggunaan beton mutu k 175 ini sudah cukup kuat (standard).

Sedangkan untuk bangunan rumah 2 lantai biasanya menggunakan mutu beton yang lebih tinggi. K225 misalnya.

 

Realita di Lapangan

Secara teoritis mutu beton k 175 ini memiliki komposisi seperti yang saya jelaskan di atas yaitu 1 semen, 2 pasir, dan 3 kerikil.

Namun dalam prakteknya di lapangan seringkali komposisi kerikil dan semen ini sedikit dikurangi, terutama dalam pekerjaan nonproyek seperti pekerjaan rumah tinggal pribadi, atau proyek tidak resmi lainnya.

Hal ini karena mengaduk beton secara manual memang agak sulit. Berbeda dengan mengaduk menggunakan alat, molen / mixer seperti pada pekerjaan proyek besar.

Selain itu juga faktor biaya, membuat adukan beton sesuai standard SNI ini cukup besar biayanya.

Hal ini sebetulnya mengurangi mutu / kualitas beton, namun apa boleh buat karena memang keterbatasan alat dan juga keterbatasan biaya.

Hal ini juga yang menjadi dilema para pemborong / kontraktor, karena di satu sisi mereka harus membuat beton yang baik sesuai standard SNI, namun di sisi lain mereka juga dituntut oleh persaingan harga yang sangat ketat (harga murah).

 

Dalam aplikasinya di lapangan, terkadang  kita juga perlu memberikan pengarahan kepada tukang / mandor.

Karena seringkali tukang mengabaikan adukan beton standard SNI ini, dan beberapa diantara mereka mengaduk beton ala kadarnya.

No comment for Analisa Beton K 175 pada Bangunan Rumah Tinggal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post to Analisa Beton K 175 pada Bangunan Rumah Tinggal

Search